Kronologi Anak Pinkan Mambo Dilecehkan Ayah Tiri : Okezone Celebrity

Kronologi Anak Pinkan Mambo Dilecehkan Ayah Tiri : Okezone Celebrity

JAKARTA – MA, anak Pinkan Mambo, belakangan ini sedang jadi perbincangan hangat. Pengakuannya menjadi korban pelecehan ayah tiri membuat publik geger.

MA kini berani membongkar fakta tersebut ke podcast YouTube hingga awak media. Banyak pula yang menyayangkan sikap Pinkan Mambo sebagai ibu hingga peristiwa itu bisa menimpa sang putri.



Berikut ini Okezone, ulas kronologi kasus MA dilecehkan sang ayah tiri, merangkum dari berbagai sumber.

Pertama Kali Dilecehkan saat Usia 12 Tahun

MA sempat mengungkap kronologi pelecehan yang dilakukan sang ayah tiri, Steve Wantania, saat berbincang di podcast YouTube Denny Sumargo. Ia mengaku pertama kali dilecehkan saat usia 12 tahun.

“Di usia 12 tahun, tepatnya ditahun 2018 sampai 2021. Tapi waktu itu ada selingan waktu, lima bulan kejadian aku speak up, mereka (Pinkan dan Steve) sedang ada masalah besar, dia (Steve) keluar dari rumah setahun. Lalu dia balik lagi ke rumah (Steve). Aku kira enggak bakal kejadian lagi karena mami udah tahu,” ungkapnya.


Follow Berita Okezone di Google News


Menjadi Korban Selama 3 Tahun

Pelecehan yang dilakukan suami Pinkan Mambo itu ternyata sudah berjalan selama tiga tahun, dimulai dari 2018 sampai 2021. Namun, MA enggan mengungkap detail pelecehan tersebut.

“Lebih dari sentuh, misalnya lebih ke badan aku dan detailnya aku ditarik tangannya ke alat kelaminnya. Pasti trauma dan masih ketanam sampai sekarang,” tambahnya.

Steve Wantania kini sudah mendekam di penjara akibat perbuatannya. Meski demikian, trauma itu masih membekas dalam diri MA.

MA kesulitan memulihkan dirinya karena perbuatan sang ayah tiri. Putri Pinkan Mambo itu masih berjuang untuk menghilangkan traumanya.

Baca Juga  Harga Sayuran Di Kota Palembang Versi Kami

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *